Kolesterol Silent Killer


Di Indonesia ada 25 dari 1.000 orang meninggal akibat kolesterol. Akibat kadar kolesterol yang tinggi itu, orang Indonesia banyak mengidap penyakit jantung dan stroke. Bahkan sejak tahun 2005-2017, penyakit jantung akibat kolesterol selalu bertengger di posisi paling atas dalam daftar penyakit yang menyebabkan orang meninggal. Hal ini dipicu oleh perubahan gaya hidup yang tidak sehat. Tingginya zat karsinogen, tingginya kadar gula dalam darah juga tingginya kadar lemak menjadi penyebab langsung munculnya gejala penyakit tersebut.  Hal inilah yang mendorong penulis untuk membuat tulisan tentang:

KOLESTEROL

Kolestrol yang dikenal dengan nama lipoprotein merupakan senyawa kompleks yang dihasilkan tubuh dalam hati, dan sisanya dari luar tubuh seperti dalam zat makanan yang berguna bagi tubuh. Kolesterol dibagi dalam:

1.LDL (Low Density Lipoprotein) disebut sebagai kolesterol jahat yang berbahaya bagi tubuh dan harus dihindari, Kolesterol jahat merupakan penyebab terjadinya arteriosklerosisyaitu pengapuran dan pengerasan dinding pembuluh darah, sehingga terjadi penyumbatan suplay makanan ke jantung dan otak. Pengerasan pada pembuluh darah, khususnya pembuluh darah koroner akan menjadi sempit dan menghalangi aliran darah yang mengalir di dalamnya.  Hal ini akan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner.

2. HDL (Highdensity Lipoprotein) mencegah kolesterol jahat mengendap dan tidak merugikan tubuh. Apabila kadar HDL berlebih akan diubah di dalam hati menjadi garam empedu.  Manfaat HDL, sebagai berikut:

  • Apabila tingkat kadar kolesterol baik di dalam tubuh kita tinggi, tandanya kesehatan tubuh terjaga baik.  Kadar HDL baik berada diatas 60, dengan kata lain menandakan bahwa jantung berada kondisi baik.  Akan tetapi bila kadar berada pada angka 35, tidak perlu khawatir pada kadar tersebut tidak ditemukan resiko yang mencemaskan.
  • Membersihkan darah kotor yang dibuat oleh kolesterol LDL.
  • Mengumpulkan kolesterol jahat atau LDL di bagian arteri yang lalu ia akan kembalikan ke organ liver atau hati untuk proses daur ulang atau bahkan dibuang.
  • Menjaga kesehatan arteri sehingga tercegah dari segala bentuk penyumbatan dan melancarkan pembuluh darah.
  • Memainkan peran sebagai antioksidan sehingga gejala aterosklerosis pun dapat dikurangi, begitu juga dengan risiko pembentukan bekuan yang menjadi faktor pemicu serangan jantung yang pasti dikurangi.

3.  Trigliserida.  Trigliserida memiliki batas normal yaitu kurang dari 150mg/dl.  Trigliserida hanya terbentuk dari makanan, dimana trigliserida berguna untuk menyimpan kalori cadangan menjadi energi bila dibutuhkan.  Untuk menjaga keseimbangan, kita harus menaikkan lemak baik (HDL) dan menekan jumlah lemak jahat (LDL) dan trigliserida.

Fungsi Kolesterol

Kolesterol merupakan senyawa lemak berlilin yang dibutuhkan tubuh dalam kadar tertentu, dimana Kolesterol diproduksi oleh hati yang dibawa melalui darah dengan bantuan molekul yang disebut lipoprotein.  Adapun fungsi kolesterol, sebagai berikut:

  • Memproduksi Hormon Steroid, yang mencakup hormon testosteron, estrogen dan progesteron.
  • Memproduksi hormon Kortisol dan Aldosteron, yang berperan dalam pengaturan tekanan darah, merespon stress dan menjaga keseimbangan elektrolit tubuh,
  • Menjaga Fungsi Otak.  Otak merupakan organ yang mengandung kolesterol paling tinggi, dibandingkan organ lain, yaitu sebanyak 25% kolesterol tubuh terkandung di dalam otak.  Dalam otak, kolesterol berperan untuk melancarkan sambungan antar syaraf yang disebut sinaps, yang berfungsi mengatur berbagai fungsi otak terutama untuk mengingat.
  • Kesehatan Otak.  Kolesterol juga berfungsi memelihara sel-sel otak.
  • Membentuk dinding sel baru, selaput sel sehat dan pelindung sel. Kolesterol dapat menjaga integritas sel. Sekitar 90% kolesterol yang ada dalam tubuh berada di membran sel. Tanpa kolesterol, membran sel akan mengering dan menyebabkan kematian pada sel-sel tubuh.
  • Membentuk Asam Empedu.  Asam empedu dibentuk oleh hati (liver) dengan bantuan kolesterol dalam darah.   Asam empedu itu sendiri berfungsi untuk memecah lemak makanan yang bisa diserap oleh tubuh dan digunakan sebagai energi.
  • Membantu memproduksi vitamin D dan tempat penyimpanan vitamin.
  • Menjaga perkembangan janin.   Kolesterol berperan untuk menjaga perkembangan janin ketika proses kehamilan berlangsung. Kolesterol bekerja dengan meningkatkan aktivitas dari gen spesifik sehingga sel-sel embrionik akan berkembang menjadi bagian-bagian tubuh seperti lengan, kaki, tubuh, kepala, dan sebagainya.

Akibat Kolesterol HDL di dalam Tubuh Rendah 

  1. Gangguan psykis.  Kolesterol yang terlalu rendah berdampak pada kondisi buruk psykis seseorang.
  2. Kerusakan sistem syaraf.  Sistem pertahanan tubuh terganggu, dan kerja otak yang tidak optimal merupakan beberapa akibat yang dapat timbul ketika tubuh kekurangan kolesterol.
  3. Vitamin tidak terserap maksimal. Rendahnya kadar kolesterol juga dapat mengakibatkan vitamin yang ada dalam tubuh tidak dapat diserap dengan maksimal.
  4. Parkinson.  Parkinson dan juga kanker merupakan beberapa penyakit yang dapat menjangkiti seseorang yang kekurangan kolesterol.
  5. Kekerasan.  Bahkan menurut studi oleh California University menyatakan bahwa seseorang yang memiliki kadar kolesterol rendah di dalam tubuhnya cenderung akan melakukan tindakan kekerasan.
  6. Depresi.   Tidak hanya itu, kolesterol yang terlalu rendah juga bisa membuat orang cenderung melakukan bunuh diri. Hal tersebut didasarkan pada penelitian yang dilakukan oleh Dr. Mercola, ia menyatakan bahwa seseorang dengan kadar kolesterol yang rendah dalam tubuhnya memiliki kecenderungan untuk bunuh diri hingga enam kali lipat.

Kadar Kolesterol Normal.

Kolesterol normal  adalah <200 mg/dl untuk kolesterol  total, <100 mg/dl untuk kolesterol jahat (LDL, jenis yang dapat menyumbat arteri) dan  kadar  >50 mg/dl untuk kadar baik (HDL-jenis yang membantu membersihkan lemak dari darah).  Penderita sebaiknya menjaga agar HDL tetap tinggi, karena berkaitan dengan rendahnya risiko penyakit jantung. Kadar kolesterol yang tidak sesuai dengan batas normal yang disebut  dengan kolesterol tinggi. Pada saat kolesterol tinggi maka arteri akan semakin menyempit, dan menghambat aliran darah. Hal ini akan mengurangi jumlah darah yang sampai ke jaringan tubuh. Kolesterol tinggi akan memicu penyakit lain dalam tubuh seperti darah tinggi, jantung, stroke, batu empedu.

Penyebab Kolesterol Tinggi

Penyebab timbulnya kolesterol tinggi adalah asupan makanan yang banyak mengandung lemak jenuh, pola hidup yang tidak sehat dan seimbang, gaya hidup yang salah dan kebiasaan buruk sehari-hari.  Faktor yang berperan adalah faktor tidak dapat dikontrol, seperti bakat/keturunan dan usia. Sementara faktor yang dapat dikontrol di antaranya:

  • Obesitas (kelebihan berat badan).
  • Stress.
  • Penyakit diabetes mellitus.
  • Diet yang salah.
  • Kurang olahraga.
  • Gizi tidak seimbang.
  • Gaya hidup (merokok, minum kopi, minum alkohol).
  • Banyak mengonsumsi makanan yang tinggi lemak atau lemak jenuh seperti mentega, biskuit, dan fastfood, akan membuat kolesterol dalam tubuh tinggi.
  • Meminum pil KB, obat diuretik, dan beberapa obat antidepresan (obat anti depresi).
  • Tiroid kurang aktif.

Ciri Kolesterol Tinggi

Kolesterol termasuk dalam “silent killer” karena meski tidak bergejala namun bisa berakibat fatal. Gejala-gejala yang bisa muncul pada penderita kolesetrol tinggi yaitu:

  • Tengkuk terasa berat. Kepala tidak sakit namun muncul rasa berat di tengkuk, pegal di pundak. Gejala lainnya adalah cepat mengantuk terutama bila kadar kolesterolnya sudah tinggi. Hal ini terjadi karena kurangnya asupan oksigen ke dalam otak akibat pembuluh darah menyempit karena timbunan lemak akibat kolestrol.
  • Rasa kesemutan. Kesemutan terjadi dalam tubuh, atau anggota badan kita. Ini terjadi karena darah cenderung kental. Kadar kolesterol tinggi membuat darah kental sehingga oksigen menjadi berkurang.
  • Timbunan lemak di kelopak mata. Timbunan terjadi karena kadar trigliserida (molekul asam lemak) tinggi dalam tubuh.
  • Mudah merasa lelah. Hal ini terjadi karena plak yang terbentuk dalam dinding arteri, akan menyebabkan sumbatan (atherosclerosis), penyakit jantung koroner, penyakit mikrovaskuler koroner/coronary microvaskular disease (CMD).
  • Kaki bengkak. Ketika darah menyempit dan asupan oksigen berkurang, maka bagian tubuh yang sering sedikit mendapatkan asupan darah adalah kaki. Kondisi akan sama seperti ketika terlalu lama duduk dalam perjalanan.
  • Kekurangan oksigen. Kandungan  kolesterol tinggi dalam aliran darah akan menghambat suplay oksigen keseluruh tubuh, sehingga dapat menurunkan konsentrasi, sesak nafas, rasa pegal di pundak, m dan mengantuk.

Akibat Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi apabila kadar kolesterol yang tidak sesuai dengan batas normal.  Pada saat kolesterol tinggi maka kolesterol akan membuat arteri makin menyempit, dan membuat aliran darah terhambat. Hal ini akan mengurangi jumlah darah yang sampai ke jaringan tubuh. Kolesterol tinggi akan memicu penyakit lain seperti:

  • Darah tinggi
  • Jantung koroner,
  • Stroke,
  • Kerusakan syaraf otak,
  • Pembuluh darah pecah,
  • Lemak menumpuk,
  • Minimnya suplay oksigen,
  • Diabetes,
  • Batu empedu, dan lain-lainnya.

Makanan yang Perlu Dihindari Kolesterol Tinggi

Bila usia sudah berada di atas 50 tahun perlu memiliki dan menjaga pola makan yang tidak sehat. Penderita perlu menghindari lemak jenuh, atau lemak yang ada pada daging merah. Penderita sebaiknya menghindari makanan:

  • Daging kambing,
  • ikan laut,
  • seafood(cumi, kepiting, udang, kerang, siput),
  • makanan bersantan,
  • jeroan sapi dan kambing,
  • keju,
  • susu sapi,
  • mentega,
  • coklat,
  • kuning telur,
  • telur burung puyuh,
  • belut
  • olahan kue
  • olahan kentang
  • daging asap,
  • daging olahan

Kolesterol Tinggi dari Makanan Olahan

Kolesterol tinggi yang diolah menjadi bahan makanan, sebagai berikut:

  • Berasal dari sumber produk hewani seperti: daging, susu, cream, mentega, telur dan keju.
  • Berasal dari sumber produk nabati seperti santan, minyak kelapa dan lemak nabati.

Hindari.

Sebaiknya menghindari makanan, sebagai berikut:

  • Hindari konsumsi daging yang diproses seperti sosis dan daging asap.
  • Hindari jenis makanan yang banyak mengandung lemak. Bila ingin makan daging, pilih daging tanpa lemak.
  • Hindari minuman yang berbahaya seperti minuman beralkohol, bir, tuak, dan minuman berfermentasi seperti dari ragi.
  • Hindari gula dan garam berlebihan.

Kolesterol dengan Obat-obatan.

Kolesterol memang bisa disembuhkan, tapi sangat banyak obat-obat kimia di Indonesia yang memiliki efek samping yang berbahaya, seperti:

  • Bahan kimia Statin dapat menyebabkan kerusakan hatidan gangguan otot peradangan dan nyeri otot.
  • Golongan Inhibitor absorpsi kolesterol selektif dapat menyebabkan ruam kulit (bentol merah sekujur badan), pankreatitis (penyakit mematikan yang menyerang pankreas), dan alergi.
  • Golongan Nikotinat yang bisa menyebabkan kelainan hati.

Penggolongan Makanan Untuk Mengontrol Kolesterol

Penggolongan makanan untuk mengontrol kolesterol, dibagi dalam:

  • Makanan banyak mengandung Fitosterol.  Fitosterol merupakan sterol yang secara alami didapatkan dari berbagai tanaman. Bentuk senyawa kimiawi fitosterol mirip dengan kolesterol yang didapatkan dari hewan. Cara kerja fitosterol dalam tubuh yaitu melakukan penyerapan/ absorbsi kolesterol di usus sehingga dapat menurunkan kolesterol total. Fitosterol banyak didapat dalam minyak nabati, kacang kenari, kacang polong, dan buah-buahan segar.
  • Makanan banyak mengandung Serat. Serat dapat membantu melancarkan pencernaan, memperbaiki kadar glukosa darah, maupun profil lemak tubuh. Serat yang larut dalam air seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan sereal mempunyai efek hipokolesterolemik yaitu sebuah efek yang dapat menurunkan proses pembentukan kolesterol dalam tubuh. Diet serat yang larut dalam air sebanyak 5-10 gram/hari dapat menurunkan kolesterol LDL sebesar 5%. Kombinasi serat secara beragam lebih dianjurkan daripada mengonsumsi satu jenis serat saja.
  • Polyunsaturated Fatty Acid Omega-3 (PUFA OMEGA-3). Polyunsaturated Fatty Acid Omega-3 (PUFA OMEGA-3) berasal dari minyak ikan (EPA dan DHA).   Asupan PUFA Omega-3 sebesar 4 gram sehari bermanfaat yaitu menurunkan konsentrasi kolesterol HDL sebesar 1-3%.  Sedangkan Polyunsaturated Fatty Acid Omega-3 yang berasal dari tanaman seperti kedelai dan kacang kenari hanya mengandung asam linolenik alfa (PUFA rantai moderat) yang tidak menurunkan konsentrasi trigliserida secara konsisten.  Dosis terapi yang dibutuhkan untuk menurunkan konsentrasi trigliserida adalah >2 gram/hari. 
  • Protein Kedelai.  Protein kedelai terdapat dalam bentuk tempe, tahu dan susu kedelai.  Asupan kedelai sebanyak 25 mg.hari berhubungan dengan penirinan kolesterol LDL sebesar 5 mg/dl.  Sebagian besar studi lainnya menggunakan asupan protein kedelai lebih dari 40 mg/hari dan terbukti lemak tubuh menurun.

Makanan untuk Meningkatkan HDL

Penderita sebaiknya menjaga agar HDL tetap tinggi, karena berkaitan dengan rendahnya risiko penyakit jantung.

  • Bubur gandum/oatmeal. Gandum/Oatmeal mengandung serat tinggi yang dapat mengurangi tingkat kolestrol jahat yang ada dalam tubuh. Serat ini akan mengurangi penyerapan kolesterol dalam aliran darah sehingga tidak terjadi penumpukan.
  • Yoghurt. Makanan ini bebas lemak, dan kaya protein, kalsium, mikroorganisme (Lactoballiussp) yang membantu menurunkan kolesterol tinggi.
  • Coklat.  Coklat adalah bahan pangan untuk camilan, dan mengandung antioksidan serta flavonoid yang berguna untuk menurunkan kolesterol. Coklat juga akan melepaskan stress atau ketegangan tubuh.
  • Makanan yang difortifikasi/diperkaya dengan Sterol dan Stanol. Makanan yang difortifikasi dengan sterol atau stanol (zat dalam tumbuhan yang membantu menahan penyerapan kolesterol) di antaranya margarine tanpa lemak trans, juice jeruk, dan yoghurt.
  • Kacang-kacangan. Memakan kacang-kacangan lebih banyak dan mengurangi kentang. Karbohidrat dalam kentang akan menaikkan kadar gula dalam darah. Sementara kacang-kacangan akan memiliki banyak serat dan sedikit meningkatkan kadar gula.
  • Olah raga (jogging, jalan sehat, bersepeda, dan lainnya). Aktivitas fisik teratur setiap harinya dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan HDL. Olahraga juga akan mengurangi kesempatan munculnya sumbatan arteri.

Makanan Penurun Kolesterol Tinggi

Bahan makanan dan sayuran berikut memiliki  kegunaan untuk penurun kolestrol  jahat (LDL), sebagai berikut:

  • Beras Merah.  Beras merah mengandung Vitamin B, selenium, magnesium dan fitonutrien. Beras merah dapat dipakai untuk menurunkan kadar lemak darah. Kandungan serat tinggi dalam beras merah juga akan membantu menurunkan gula darah.
  • Gandum.  Gandum adalah sereal bergizi sebagai penurun kolesterol, trigliserida darah, dan mengatur kadar gula dalam darah. Gandum bisa ditemukan dalam roti yang terbuat dari bahan gandum.
  • Bayam.  Bayam mengandung zat lutein yang berguna bagi kesehatan mata. Selain itu bayam juga berfungsi sebagai pelindung kesehatan jantung dan melindungi jantung dari lemak yang ada pada pembuluh darah. Bayam merupakan sayuran penurun kadar kolesterol dalam tubuh. Bayam bisa dimasak sebagai sup, atau dibuat juice. Dianjurkan makan semangkuk sup bayam atau segelas juice setiap hari, selain kolesterol, bayam juga menjadi makanan penurun darah tinggi yang ampuh. Mengandung antioksidan tinggi dan untuk mencegah oksidasi LDL.
  • Buncis.  Buncis adalah sayuran rendah lemak (mengandung lemak tak jenuh ganda) dan merupakan sumber karbohidrat yang dibutuhkan penderita diabetes atau resistensi insulin. Juice buncis sekitar satu gelas setiap hari akan membantu menjurunkan LDL, trigleserida dan kolesterol jahat.
  • Kedelai.  Kedelai dan olahan lainnya seperti tahu, tempe, tepung kedelai, nutrela, nugget, dan susu kedelai merupakan makanan penurun kolesterol yang ampuh. Kedelai mengandung isoflavinyang berfungsi untuk menekan kolesterol jahat (LDL) agar tidak berkembang. Makanan berbahan kedelai sebaiknya dimasak dengan minyak zaitun.
  • Bawang Putih.  Bawang putih mengandung glukosinates yang bisa bekerja untuk mengurangi kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik. Selain itu bawang putih akan meredakan berbagai gejala yang berhubungan dengan kolesterol tinggi seperti plak dalam arteri, penyempitan pembeuluh darah, tekanan darah tinggi, infeksi akibat kolesterol jahat dan resiko pembekuan darah. Makan 3 sampai 4 siung bawang putih setiap hari. Kemudian minum air putih yang cukup untuk mencegah bahaya dehidrasi.
  • Kacang-kacangan.  Kacang-kacangan seperti kacang mede, almond, kenari, atau sayur (sayur kacang panjang misalnya) memiliki kandungan asam lemak tak jenuh ganda yang baik untuk pembuluh darah dan menurunkan kolesterol. Kacang panjang akan mengandung banyak serat yang memperlambat laju dan jumlah penyerapan kolesterol dalam makanan. Berkhasiat untuk menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit sumbatan arteri jantung koroner.
  • Kacang Hazelnut.  Jenis kacang-kacangan (seperti kacang Mede, kacang Walnut, kacang Hazelnut) kaya Vitamin E, magnesium, dan phytochemical yang berguna untuk kesehatan jantung. Konsumsi jenis kacang-kacangan secara teratur akan menurunkan kadar kolestrol. Sering dipadukan sebagai isi dari coklat, rasanya khas dan gurih. Kacang Hazelnut memiliki lemak monosaturated yang berkhasiat untuk menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit sumbatan arteri jantung koroner.
  • Biji Bunga Matahari.  Termasuk makanan penurun kolesterol karena mengandung sterol yang akan menurunkan kadar kolesterol yang tinggi. Dalam kehidupan sehari-hari dibuat makanan camilan dalam bentuk “kwaci” yang disajikan tanpa garam.
  • Ikan Omega 3.  Ikan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti ikan kembung, sarden, tuna, trout, makarel, dan salmon akan menurunkan kolesterol jahat. Omega 3 baik untuk kesehatan jantung dan menurunkan risiko terjadinya pembekuan darah serta risiko kematian mendadak karena serangan jantung. Sumber Omega-3 lain adalah minyak canola.
  • Ikan Salmon.  Ikan Salmon akan menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, juga mengandung EPA dan DHA yang baik bagi kesehatan Jantung. Agar kolesterol tidak meningkat hindari memasak dengan minyak, gunakan oven atau pembakaran untuk mengurangi penggunaan minyak. Ikan Salmon memiliki omega-3 untuk menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol jahat (LDL). Ikan Salmon bisa dikonsumsi dalam bentuk masakan sekitar 2 porsi dalam seminggu.
  • Terong. Terong atau terung mengandung senyawa asam khlorogenik yang akan bekerja untuk mengikat kolesterol buruk dan meningkatkan jumlah HDL dalam tubuh. Selain itu terong juga mengandung serat yang sangat baik untuk menurunkan berat badan dan mencegah obesitas serta penurun berat badan yang cepat. Namun konsumsi sayur terung berlebihan untuk penderita asam urat tinggi akan menyebabkan dampak buruk. Sayuran ini mengandung asam oksalat yang tinggi sehingga berbahaya untuk ginjal dan meningkatkan asam urat. Untuk menurunkan kolesterol sebaiknya konsumsi sebanyak satu hingga dua kali dalam satu minggu.
  • Gamat.  Gamat salah satu jenis hewan laut yang berbentuk seperti jelly. gamat atau teripang banyak hidup di laut dan tak memiliki tulang belakang. Gamat mengandung mucopolysacarida atau glikosaminoglikan menurunkan resiko artherosklerosis, karena teripang berfungsi sebagai antithrombogenik untuk mencegah penggumpalan melalui pengenceran darah. Disamping itu mempunyai kemampuan dalam regenerasi sel, sehingga teripang dipakai menyembuhkan berbagai penyakit,

Buah Penurun Kolesterol Tinggi

Buah-buahan yang memiliki khasiat menurunkan kolesterol  tinggi dalam tubuh, sebagai berikut:

  • Jeruk Nipis. Jeruk mengandung zat flavonoid, yang merupakan senyawa yang mampu menghambat produksi LDL. Flavonoid terdapat juga di teh, brokoli, tomat, bawang berlapis serta buah delima.
  • Jambu Biji/jambu merah. Jambu biji kaya akan likopen yang berperanan dalam mengendalikan produksi kolesterol. Buah-buahan lain yang berfungsi sama adalah semangka merah, tomat merah, dan jambu biji merah.
  • Delima. Delima mengandung zat untuk menurunkan kolesterol darah, dan menghilangkan plak dalam aliran darah. Buah delima meningkatkan produksi oksida nitrat yang membantu mengurangi plak dalam pembuluh darah.
  • Mangga.  Mangga banyak memiliki Vitamin C yang dapat mencegah kolesterol jahat teroksidasi yang membuat terjadinya plak (penimbunan) kolesterol dalam tubuh.
  • Blueberry.  Jenis buah-buahan yang masuk dalam kategori berrymengandung pterostilbene yang memiliki fungsi antioksidan dalam tubuh dan menurunkan kolesterol.
  • Anggur.  Anggur ini memiliki senyawa flavonoid yang berguna untuk penurunan kolestrol, mencegah penggumpalan darah dan menangkal kerusakan akibat masuknya radikal bebas. Buah ini mengandung banyak serat dan memiliki zat catechin yang dapat menurunkan kolesterol.
  • Alpukat.   Alpukat sumber lemak tak jenuh tunggal, jenis lemak yang membantu meningkatkan kadar kolesterol (HDL) dan menurunkan kadar kolestrol jahat (LDL). Alpukat mengandung beta-sitosterol sejenis lemak nabati yang mengurangi jumlah kolesterol yang diserap dari makanan. Alpukat bisa dibuat untuk  juice karena selain banyak terdapat lemak baik seperti asam oleat, lemak tak jenuh, serta serat buah yang akan meningkatkan kolesterol baik.
  • Buah Zaitun. Kandungan zat anti oksidan (zat hydroxytyrosol)dapat menurunkan kadar kolestrol dalam darah namun tidak mengurangi tingkat kolesterol baik dalam tubuh (HDL). Buah ini akan berefek positif terhadap kesehatan jantung karena mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan vitamin E yang akan menaikkan kadar kolesterol baik. Kita bisa mengonsumsi buah zaitun yang dicampurkan pada salad untuk menaikkan kolesterol baik dalam tubuh.
  • Jeruk Lemon.  Jeruk lemon banyak mengandung Vitamin C dan memiliki senyawa untuk mengurangi produksi apo-Byaitu sejenis zat yang memicu bertambahnya kolesterol dalam darah. Juga terdapat antioksidan yang berkontribusi mengurangi oksidan LDL.
  • Tomat. Tomat adalah sumber likopen yang akan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL). Tomat bisa dimakan segar, dibuat juice, atau dimakan dalam bentuk sup. Tomat juga makanan untuk penderita maag kronis yang sangat membantu.
  • Strawberry.  Memilkiki zat antioksidan yang dapat menangkis lemak jahat (LDL) dan mencegah oksidasi yang merugikan tubuh. Banyak ditemukan di kebun-kebun daerah pegunungan. Lebih sering dijadikan juiceatau dimakan langsung.
  • Apel.  Apel memiliki zat beta-glucan yang berperan dalam mengontrol produksi kolesterol. Buah lain yang memiliki fungsi sama yang bisa dimakan bersama kulitnya seperti apel dan pir. Sumber serat larut yang menurunkan kolesterol mencegah arteri mengeras serta melindungi tubuh terhadap serangan jantung dan stroke. Apel bisa dibuat cuka apel.
  • Gooseberry.  Buah gooseberry jenis buah yang mengandung nutrisi seperti kaliumyang bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh, mencegah penyakit jantung dan mengandung serat yang baik untuk meningkatkan pencernaan dan dapat mengatasi sembelit. Buah gooseberry mengandung corilagin yang bisa mencegah penumpukan kolesterol dan plak dalam arteri. Konsumsi ekstrak buah gooseberry yang alami selama satu bulan penuh untuk menurunkan kolesterol. Anda bisa mengkonsumsi ekstrak gooseberry dalam bentuk bubuk yang dibuat dengan cara seperti membuat minuman susu dari susu bubuk.

Daun-daun Penurun Kolesterol

Daun-daunan penurun kolesterol, diantaranya:

  • Daun Sirsak.   Daun sirsaak adalah penyetabil kolesterol dalam darah sehingga dapat mengalir kembali dengan lancar ke seluruh tubuh.  Daun sirsak dipercaya mempunyai zat yang mengandung antioksidan tinggi bagi tubuh, sehingga zat tersebut dapat membasmi zat-zat asing yang ada dalam tubuh dan metabolisme tubuh akan lancar serta sehat.  Ambil 5 lembar daun sirsak, cuci hingga bersih dengan menggunakan air mengalir, rebus daun sirsak dengan 1 gelas air sampai mendidih, sisakan air rebusan setangahnya, tunggu daun sirsak menjadi hangat kemudian minum hasil rebusan daun secara teratur 2 kali dalam sehari.
  • Daun Kelor.  Kelor (Moringa oleifera) memiliki daun majemuk yang kecil – kecil berwarna hijau. Pohon kelor juga menghasilkan buah kelor berbentuk seperti kacang panjang namun lebih keras, yang disebut kelentang. Baik daun maupun buahnya dapat dimasak dan dijadikan sayur. Kelor memiliki banyak kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Daun kelor dan kelentang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, vitamin A, kalsium, potasium, protein, mineral, magnesium, zat besi dan sebagainya. Salah satu manfaat daun kelor ini adalah dapat menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh, karena mengandung acetogenins dan Adriamycin.  Siapkan seikat daun kelor segar, cuci hingga bersih dengan air mengalir,  rebus dalam 500 ml air sampai mendidih, sampai air rebusan menyusut setengahnya, tunggu sampai hangat lalu minum.
  • Daun Seledri.  Daun seledri menjadi salah satu tanaman yang kaya akan serat dan rendah kalori sehingga menjadi pilihan terbaik untuk diet rendah kolesterol. Dalam seledri mengandung vitamin A, vitamin C, senyawa vitamin B folat dan juga kolin yang tinggi. Selain itu, dalam seledri juga mengandung beberapa mineral penting seperti fosfor, magnesium dan juga kalsium serta potassium yang semuanya sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Salah satu kandungan penting dalam seledri yang berperan penting untuk menurunkan kadar kolesterol jahat adalah potassium. Hubungan potassium ini sangat kuat terhadap penurunan tekanan darah. Siapkan seikat daun seledri segar, cuci hingga bersih dengan air mengalir,  rebus dalam 500 ml air sampai mendidih, sampai air rebusan menyusut setengahnya, tunggu sampai hangat lalu minum.
  • Daun Okra.  Tanaman okra (Abelmoschus esculentus) belum terkenal di indonesia. tanaman ini berasal dari benua afrika bagian barat. Tanaman okra merupakan tanaman yang masih sejenis dengan durian dan kapas. Istilah okra di beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan nama jari wanita, gombo, bamia, bhendi dan bhindi. Tinggi tanaman mencapai 2 meter dengan bunganya yang berwarna putih dan kuning. Buah okra memiliki ukuran kurang lebih 17 cm dan bisa dipanen saat buahnya sudah empuk. Kandungan serat dalam okra cukup tinggi yang baik untuk kesehatan. Serat sangat penting untuk mencegah terjadinya penimbunan kolesterol. Serat mampu meluruhkan kolesterol yang menempel di dalam pembuluh darah yang sangat berbahaya karena jika dibiarkan dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.

Bahan Lainnya Penurun Kolesterol

Bahan ini disajikan dengan cara di jus atau diminum langsung, sebagai berikut:

  • Biji Ketumbar.  Biji ketumbar dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Caranya, sebanyak 2 (dua) sendok makan biji ketumbar dimasak dengan air, kemudian airnya diminum. Untuk kesehatan, diminum 2 kali sehari pagi dan malam.
  • Kayu Manis.  Kayu manis memiliki fungsi mengurangi gula darah, trigliserida, kolesterol jahat yang berlebih pada penderita diabetes tipe 2. Seikat kecil kayu manis direbus dalam sepanci air hingga 20 menit. Tuang dalam gelas dan diminum setiap hari. Bisa juga dipadukan dengan teh hijau dan teh hitam. Konsumsi satu sendok teh kayu manis bisa menurunkan koleterol dan gula darah pada penderita diabetes tipe-2.
  • Teh Hitam.  Teh hitam akan mencegah sel kanker dan menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah. Teh mengandung antioksidan yang dapat memberikan rasa tenang, dan mencegah pembekuan darah pada pembuluh darah. Selain itu ada teh hijau yang banyak mengandung theanine, polifenol katekin yang berkhasiat meningkatkan kolesterol baik dan mencegah kolesterol jahat. Cukup dengan 4 (empat) cangkir teh yang diminum sepanjang hari akan menurunkan kolesterol dalam tubuh.
  • Brokoli.  Brokoli dapat menurunkan kolesterol. Serat brokoli akan mengikat asam empedu di dalam saluran pencernaan dan kandung kemih. Bisa dimakan mentah sebagai salad, sup, atau tumis jamur. Bisa dikukus untuk dimakan matang, atau bisa dibuat juice.
  • Juice Sanapis (Sayur-nanas-Jeruk Nipis).  Berkhasiat untuk menurunkan kolestrol dan membantu kesehatan jantung. Ketiga buah ini diblender jadi satu dan siap diminum 2 kali sehari setiap pagi dan sore.
  • Rimpang Jahe.  Jahe bermanfaat untuk menghangatkan, menyamankan tubuh, dan memelihara kesehatan jantung. Jahe juga berfungsi melancarkan sirkulasi darah, mengurangi kolesterol dan mengurangi risiko terkena stroke. Rimpang jahe lebih banyak disajikan untuk minuman. Bisa menjadi minuman sehari-hari.
  • Minyak Zaitun/Olive Oil.  Minyak zaitun mengandung campuran antioksidan yang dapat menekan kolesterol jahat tanpa mengganggu kadar kolesterol baik (HDL). Minyak zaitun mengandung low-density lipoprotein yang berguna untuk menurunkan kolesterol. Minyak zaitun yang paling sempurna (asli) biasanya mengandung extra virgin yang tertera dalam kemasan botolnya. Disarankan untuk mengonsumsi 2 (dua) sendok minyak zaitun, yang dapat dimakan langsung atau dikombinasikan dalam bentuk menu sajian makanan.
  • Cuka Sari Apel.  Cuka sari apel mengandung kadar asam yang cukup tinggi. Namun untuk penderita penyakit maag, sebaiknya konsumsi cuka sari apel dalam jumlah yang terbatas. Cuka sari apel mengandung bahan alami seperti flavonoid yang akan memerangi kolesterol dan trigliserida dalam tubuh Anda. Cuka sari apel yang baik untuk dikonsumsi harus dengan bahan apel yang murni dan tanpa campuran bahan lain. Cuka apel dapat meningkatkan sensitivitas insulin penderita diabetes tipe-2. Konsumsi cuka apel secara rutin akan menunjukan penurunan kolesterol jahat (LDL) dan peningkatan kolesterol baik (HDL). Apel merupakan makanan penderita diabetes super ampuh.   Minum satu sendok teh cuka sari apel dengan segelas air hangat. Untuk mendapatkan hasil yang efektif maka minum selama 30 – 40 hari setiap hari. Jika Anda kurang suka dengan rasa murni cuka sari apel maka minum 1 sendok teh cuka sari apel dengan campuran jus jeruk atau jus apel.
  • VCO (Virgin Coconut Oil).  Virgin Coconut Oil adalah jenis minyak kelapa murni yang diolah dengan cara modern. Minyak didapatkan dengan mengambil ekstrak murni dari kelapa. VCO yang berkualitas memiliki tanda seperti aroma kelapa yang kuat, rasa kelapa yang kuat dan tidak berwarna atau sangat jernih. Kandungan asam laurat dalam VCO dipercaya bisa meningkatkan HDL atau kolesterol baik. Bahkan VCO adalah obat alami sebagai  cara mengobati bisul. Tambahkan beberapa sendok minyak VCO organik dalam salad atau berbagai masakan Anda. Anda juga bisa minum VCO sebanyak 1 atau 2 sendok teh setiap pagi.
  • Kedelai dan Minyak Jagung.  Minyak kedelai dan minyak jagung memang belum terlalu umum digunakan sebagai minyak untuk memasak. Minyak kedelai dan minyak jagung sangat baik untuk menurunkan kolesterol karena mengandung kadar pitosterol yang cukup tinggi. Senyawa ini akan menurunkan kolesterol dengan cara yang sangat alami dan tidak menyebabkan efek samping. Kandungan senyawa ini sebenarnya juga bisa ditemukan pada berbagai jenis sayuran dan buah-buahan.
  • Kunyit.  Kunyit membantu menurunkan kolesterol karena mengandung sifat ekspektoran dan melindungi kesehatan jantung. Kunyit juga akan melindungi dinding kolesterol dari penumpukan lemak jahat. Kunyit sering digunakan sebagai obat anyang-anyangan.
  • Teh Hijau. Teh hijau diperoleh dengan mengurangi proses pelayuan dan pengeringan dalam proses fermentasi teh. Teh hijau mengandung senyawa epigallocathingallateyang lebih tinggi daripada jenis teh hitam. Senyawa ini memiliki fungsi sebagai bahan antioksidan yang bisa melawan adanya kolesterol dalam tubuh. Selain itu teh hijau juga sangat baik untuk membantu mencegah penyakit kanker. Konsumsi sebanyak 2 – 4 cangkir teh hijau untuk menurunkan kolesterol tinggi. Namun teh hijau juga mengandung kafein yang cukup tinggi sehingga bisa menyebabkan efek samping yang buruk untuk kesehatan dan akibat kelebihan antioksidan.
  • Ragi Beras Merah.  Ragi beras merah sebuah suplemen yang bisa membantu menurunkan kolesterol, yang mengandung senyawa yang bernama monakolins yang bekerja untuk menghambat sintesis kolesterol dalam tubuh sehingga akan mengurangi kolesterol secara alami. Ragi beras merah didapatkan dengan melakukan fermentasi beras merah yang kemudian ekstraknya dibuat menjadi pil herbal. Konsumsi suplemen ragi beras merah sesuai dosis untuk menurunkan kolesterol dan mencegah berbagai efek samping. Suplemen ini mengandung lovastatin yang bisa meningkatkan resiko kesehatan. Jika Anda menderita penyakit jantung maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan suplemen ini.
  • Ekstrak Daun Artichoke.  Ekstrak daun artichoke merupakan jenis sayuran yang sangat baik untuk menurunkan kolesterol. Meskipun sayuran ini bukan jenis sayuran yang mudah ditemukan di Indonesia. Bagian dari artichoke yang sangat bermanfaat untuk menurunkan kolesterol adalah ekstrak daun artichoke. Bahan ini mengandung senyawa seperti cynarin yang akan meningkatkan jumlah cairan empedu dalam hati Anda. Kemudian efeknya akan meningkatkan pengeluaran kolesterol dari dalam tubuh, mencegah penumpukan kolesterol dalam arteri dan membuat kadar kolesterol dalam darah menurun drastis. Selain itu daun artichoke juga termasuk makanan yang baik unyuk batu empedu dan membakar lemak jahat dalam tubuh.
  • Coklat Bubuk Hitam.  Coklat bubuk hitam sangat baik untuk menurunkan kolesterol, yang mengandung flavonoid yang akan memerangi kolesterol dan menurunkan kadar gula dalam darah. Menurut penelitian yang dilakukan oleh pakar medis di Amerika, coklat hitam bisa meningkatkan kadar HDL dalam tubuh hingga 24%. Efek ini terjadi ketika bahan antioksidan dalam coklat akan mengikat LDL dan mencegah terjadinya pembekuan darah dalam arteri.  Minum coklat bubuk hitam setiap hari tanpa tambahan gula atau susu. Coklat yang sudah dicampur susu kurang efektif untuk menurunkan kolesterol karena sudah mengandung lemak.
  • Minyak Ikan Salmon.  Suplemen minyak ikan salmon adalah obat tradisional kolesterol yang sangat baik untuk menurunkan kolesterol. Minyak yang diolah dari bahan ikan salmon ini bisa menurunkan resiko penyakit jantung, diabetes dan gangguan ingatan seperti demensia. Kandungan asam lemak omega 3 dalam minyak ikan salmon akan meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh. Selain itu asam lemak omega 3 juga bisa menurunkan kadar gula tinggi untuk penderita obesitas. Minum suplemen minyak ikan salmon setiap hari. Pilih jenis minyak ikan salmon yang alami dan benar-benar sehat.
  • Bawang Merah.  Bawang merah mengandung flavonoid yang akan mengurangi LDL dan meningkatkan kolesterol baik. Selain itu menurut penelitian bawang merah mengandung quercetin yang akan meningkatkan kolesterol baik.  Untuk mendapatkan flavonoid dan quercetin dalam bawang merah maka gunakan bawang merah menjadi lalapan, mencampurnya sebagai bumbu dengan cara direbus dan tumis bawang merah dengan api yang kecil.

Leave a Reply